Kamis, 23 April 2026

 

Melalui Rembug Stunting Desa Berkomitmen Menurunkan Angka Stunting. 

     Pemerintah Desa Sesandan telah melaksanakan kegiatan Rembug Stunting sebagai forum musyawarah untuk membahas upaya pencegahan dan penanganan stunting pada balita di wilayah desa. Kegiatan ini bertujuan menyusun komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting melalui program kesehatan, gizi, dan sanitasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdes mewakili Perbekel, perangkat desa, kader posyandu, kader PKK, bidan desa, KPM (Kader Pembangunan Manusia), BPD, Penyuluh KB, Pendamping Desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Puskesmas setempat yang berperan dalam penanganan stunting.

  Rembug Stunting dilaksanakan pada hari Kamis, 23 April 2026. Rembug stunting merupakan rangkaian perencanaan desa dalam bidang kesehatan dasar masyarakat dimana hasil kesepakatan dalam rembug stunting direkomendasikan   penyusunan perencanaan pembangunan desa tahun berjalan. Kegiatan berlangsung di ruang rapat kantor desa Sesandan Kecamatan Tabanan dimana merupakan pusat pertemuan masyarakat dalam membahas isu kesehatan dan pembangunan keluarga sasaran.

   Rembug Stunting dilakukan karena stunting masih menjadi masalah kesehatan yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak. Melalui kegiatan ini, pemerintah desa ingin memastikan pencegahan stunting menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan desa.

Pelaksanaan rembug dilakukan melalui pemaparan data stunting oleh KPM ( kader pembangunan manusia), dimana hasil evaluasi laporan triwulan IV 2025, dari semua sasaran 1000 HPK, sudah semua terlayani lengkap. Kendala utama adalah masalah kunjungan rumah yang belum rutin dilaksanakan. capaian layanan atau score card mencapai 76% sasaran telah menerima layanan posyandu, pemberian TTD remaja putri. Permasalahan yang terjadi adalah data catin belum terekam secara akurat karena kesulitan mendata catin yang akan merencanakan pernikahannya. Kunjungan ke rumah oleh kader posyandu belum optimal, pemanfaatan buku KIA, dan keterbatasan variasi PMT lokal. Dilanjutkan diskusi bersama peserta untuk mengidentifikasi penyebab, menentukan prioritas penanganan, serta menyepakati program intervensi yang akan dimasukkan dalam rencana kerja desa diantaranya :  

  1. Pemutakhiran data oleh KPM bersama kader posyandu memverifikasi ulang data sasaran dan menginput ke e-HDW secara periodik,
  2. Kunjungan rumah dijadwalkan kunjungan rumah terpadu oleh bidan desa, kader, dan PL KB,
  3. Pelatihan PMT, Kader Posyandu bersama Puskesmas mengadakan
    pelatihan pengolahan PMT lokal berbahan pangan desa,
  4. Monev oleh tim konvergensi desa melakukan monitoring layanan posyandu dan penimbangan bulanan, hasil dilaporkan setiap bulan.

Hasil musyawarah kemudian menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan desa terkait percepatan penurunan stunting. 

Penulis Ngurah Manik Krisnha Chandra, ST
Korcam TPP Kec. Tabanan_Bali

 

Share:
Location: Sedandan, Kec. Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali, Indonesia

0 comments:

Posting Komentar

PENDAMPINGAN REVISI DATA PEMERINGKATAN BUMDESA TUNJUNG SARI SUSUN TUNJUK ABADI

Tabanan, 24 April 2026 – Pendamping Desa Kecamatan Tabanan melaksanakan pendampingan pengisian revisi data pemeringkatan kabupaten tahun 202...

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG KAMI
MEDIA INFORMASI TPP KECAMATAN TABANAN **BANGUN DESA BANGUN INDONESIA, DESA TERDEPAN UNTUK INDONESIA**

#TPPKerjaBerdampak

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels