TABANAN- Dalam upaya meningkatkan efektivitas pendampingan desa dan sinkronisasi program prioritas nasional, jajaran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dari lima kecamatan di Kabupaten Tabanan, meliputi Kecamatan Selemadeg Timur, Kerambitan, Pupuan, Baturiti, dan Tabanan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) berkala pada Selasa (12/05).

Pertemuan yang
dihadiri oleh TA Provinsi, TAPM Kabupaten, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping
Lokal Desa (PLD) ini fokus pada optimalisasi instrumen digital dan penguatan
ekonomi desa sebagai pilar utama transformasi perdesaan.
1. Optimalisasi Sistem Dana Desa (SiDD)
Dalam pembahasan pertama, peserta rakor menekankan pentingnya integrasi data melalui Sistem Dana Desa. TPP diarahkan untuk memastikan setiap desa dampingan melakukan input data secara presisi dan tepat waktu. Hal ini bertujuan agar transparansi penggunaan Dana Desa tetap terjaga dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik maupun melalui sistem administrasi negara.
2.
Evaluasi Indeks Desa (ID)
Terkait penggunaan Indeks Desa,
rapat menggarisbawahi pentingnya pemutakhiran data indeks Desa sebagai basis
penentuan status kemajuan desa. Data ini nantinya menjadi rujukan utama bagi
pemerintah desa dalam merancang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) agar
lebih tepat sasaran dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan layanan dasar.
Pengembangan usaha Badan Usaha
Milik Desa (BUMDes) menjadi sorotan utama dalam agenda pemberdayaan
ekonomi. TPP di lima kecamatan tersebut berkomitmen untuk mengawal proses pengembangan
operasional badan hukum BUMDes serta mendorong diversifikasi unit usaha yang
berbasis pada potensi lokal masing-masing wilayah, guna meningkatkan Pendapatan
Asli Desa (PADes).
4.
Pelaporan Kesehatan dan Stunting melalui EHDW
Menutup agenda rapat, dilakukan
evaluasi terhadap perkembangan pengisian aplikasi Electronic Human
Development Worker (EHDW). Aplikasi ini merupakan alat bantu bagi Kader
Pembangunan Manusia (KPM) di tingkat desa untuk memantau layanan intervensi
gizi dan kesehatan secara digital. TPP diminta memastikan seluruh desa telah mengunggah
data terkini guna mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten
Tabanan.
Rakor ini diharapkan dapat
menyatukan persepsi dan langkah para pendamping dalam mengawal kebijakan
Kementerian Desa PDTT, sehingga pembangunan di Kecamatan Selemadeg Timur hingga
Baturiti dapat berjalan lebih terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.


0 comments:
Posting Komentar