Rapat Koordinasi Bulanan TPP Februari Tahun 2026 dilaksanakan dengan sistem cluster. TPP Kecamatan Tabanan memperoleh jadwal pada Hari Kamis, 12 Februari 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Rapat koordinasi ini diikuti oleh TPP Kecamatan Tabanan, Kecamatan Baturiti dan Kecamatan Selemadeg Timur. Rapat koordinasi dilakukan dengan beberapa agenda
1. Pembukaan oleh Korkab Tabanan: penyampaian terkait kegiatan
pendampingan serta pelaporan oleh masing-masing TPP, penyampaian terkait pengisian DRP yang
perlu dimaksimalkan oleh semua rekan-rekan TPP, penyampaian terkait perkembangan
penginputan RKTL (untuk musyawarah desa pertanggungjawaban yang digunakan
adalah laporan akhir tahun), penyampaian terkait list dokumen
laporan pertanggungjawaban APBdes, dan penyampaian terkait penyusunan
template APBDes tahun 2026
2. Pemberian materi oleh Pak Yan
Suartika: penyampaian terkait peningkatan
kinerja pendampingan berbasis RKTL Program, tugas untuk pengembangan kapasitas
terutama untuk TPP yang baru bergabung merasa belum mampu melakukan peningkatan
kapasitas, dapat dilakukan melalui kegiatan yang yang berdampak bagi desa. TPP
baru dapat berupaya agar kualitas pendampingan semakin hari semakin baik, beberapa PD dan PLD yang menjadi sampel penilaian oleh TA dalam melakukan tugas
pendampingan berdasarkan RKTL Program, secara umum nasional melakukan
pemantauan RKTL Program diliat dari sisi regulasi yang diinput dalam RKTL.
Sehingga dalam RKLT apakah sudah ada perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Beberapa rekan yang memenuhi kewajiban
pemenuhan RKTL hanya membutuhkan capaian namun tidak melihat prosesnya. Rekan-rekan harus mengetahui beberapa hal
yang dilakukan sehingga hal-hal dalam RKTL dapat tercapai seperti kegiatan
pendataan SDGs yang harus berpedoman pada regulasi Permendesa PDT No 13 Tahun
2025 serta dalam pendataan indeks desa harus berpedoman pada regulasi
Permendesa PDTT No 9 Tahun 2024, SOP Pendataan Indeks Desa, Panduan Pendataan
Indeks Desa Tahun 2025 serta Surat Pentahapan Indeks Desa No
554/PDP.03.04/III/2025, tahapan yang dipantau oleh pusat dalam
perencanaan adalah penyusunan RPJM, diharapkan semua TPP dapat melakukan
pendampingan sampai dengan tersusunnya RPJM, penyampaian terkait penyusunan RKP
Desa, semua TPP agar dapat mendampingi dan memfasilitasi mulai dari tahapan
pertama sampai dengan tersusunnya RKP, penyampaian terkait tahapan
pelaksanaan kegiatan di desa mulai dari penyusunan DPA sampai dengan
pelaksanaan kegiatan, dan penyampaian terkait tahapan
pertanggungjawaban

3. Pemberian materi oleh Dewa Darma Setiawan: penyampaian terkait sistem kerja professional, agar semua TPP dapat mengisi DRP secara disiplin, dalam bidang PLEL dan PLEL Bersama agar dapat dilakukan pendataan lahan dan pengembangan Gerai oleh Agrinas, terkait KDMP yang dikelola oleh berbagai macam kementerian dan badan yang karena merupakan program topdown, semua bingung terkait pelaksanaan KDMP. TPP agar tetap memantau terkait pembangunan gerainya, penyampaian terkait pendataan bumdesa maupun bumdesa bersama, agar dapat dilakukan update secara berkala karena dipantau oleh pusat melalui form 115
4. Pemberian materi oleh Pak Ri Gunawan: penyampaian teknis penginputan form
115 terkait pendataan Bumdesa dan Bumdesma, dan penyampaian terkait visi, misi, tujuan
dan sasaran strategis kementerian Desa PDT Tahun 2025-2029
5. Pemberian materi oleh Pak Nengah
Sudirawan: penyampaian terkait pendataan atau
pengisian indikator yang sudah dapat dilakukan secara bertahap pada aplikasi
EHDW dan rembug stunting yang akan dilakukan
didasrkan pada laporan TW 4 Tahun 2025 sebagai bahan evaluasi
6. Pemberian materi oleh Bu Kadek
Wiraseni: agar TPP melakukan penyesuaian data
terutama untuk TPP yang belum update semua data sarpras dan nonsarpras, agar TPP dapat selalu update berita di
blogspot masing-masing kecamatan
Dalam setiap pemberian materi langsung diikuti dengan diskusi dua arah dari masing-masing PD dan PLD yang mengalami kendala dalam melaksanakan tugas pendampingan. Diskusi berlangsung sangat alot karena semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan rakor. Kegiatan Rakor ditutup sama-sama oleh Bu Kadek Wiraseni sebagai pemberi materi terakhir.
Diposting oleh:
Gusti Ayu Putu Cyntia Dewi